Suka Duka Menjemput Ajal 17 April 2008
Posted by solobook009 in AqidahIslam, FiqihIbadah, Tazkiyatun Nafs.trackback
|
Judul: Suka Duka Menjemput Ajal NO. ID : J0018 Manusia memang tidak bisa merencanakan, akan mati ketika sedang mengerjakan apa, atau memilih kapan hari H-nya. Tapi, ia bisa memilih, ingin mati dalam keadaan bagaimana. Husnul khatimah atau su’ul khatimah. Semua tergantung kebiasaan kita sewaktu di dunia. Hal yang menguatkan tekad untuk ber-istiqomah dalam merencanakan husnul khatimah adalah dengan menyaksikan perbedaan antara dua keadaan. Tentang nasib orang-orang shalih yang menemui husnul khatimah, dengan orang fajir yang meregang nyawa ketika merasakan pahitnya su’ul khatimah. Baik keadaan ketika menjalani hidup di dunia, ketika menyambut sakaratul maut, dan kondisi jasad setelah nyawa berpisah dengan raga. Buku ini, merupakan kajian yang bisa dipertanggungjawabkan secara syar’i, untuk mendeteksi kondisi yang mungkin terjadi atas seseorang setelah mati. Disertai renungan yang dalam, berdasarkan kesaksian nyata orang-orang yang biasa menunggui orang ketika menjemput maut, dan orang yang memandikan jasad mereka setelahnya. Ternyata, banyak kejadian tragis yang menimpa jasad orang-orang yang mati dalam keadaan su’ul khatimah. Mudah-mudahan kisah-kisah di buku ini bisa melembutkan hati, bisa membuat kita istiqomah dalam merencanakan kesuksesan menghadapi mati.
|
bukunya bagus saya suka!
tapi sayang tidak ada biografi penulis.
saya ingin mengetahui biografi penulis.
kalau boleh tau dimana saya bisa mencari biografi beliau?
ditunggu jawabannya.